Senin, 30 Juli 2012

JOGJA TEMPO DOELOE "Dalam Kenangan"

       Jogjakarta tempo doeloe menyimpan banyak kenangan. Sampai kini kenangan itu masih terus hidup, dan dikenal sebagai kota sejarah. Tetapi yang menarik bagaimana Jogjakarta terus maju dan menjadi modern dengan tetap mempertahankan tradisi yang mana tumbuh menjadi kota baru yang tidak terdapat dalam kota tradisional.



1. Gambar Alun Alun Lor tahun 1771

    













2. Perempatan Tugu tahun 1925


















3. Perempatan Tugu tahun 1922 di Lihat dari arah Barat, 
    Jln. Diponegoro   sekarang.























4. Perempatan Tugu  tahun 1901, dilihat dari arah selatan, Jln. Mangkubumi sekarang.























5. Suasana Malioboro tahun 1948.


















6. Suasana Malioboro tahun 1933


















7. Suasana Malioboro tahun 1940


















8. Suasana Malioboro tahun1901



















9. Teteg Sepur sebelah utara Jln Malioboro tahun 1936























10. Jln. Malioboro, Ngejaman, utara Gedung Agung tahun 1857. Dengan latar belakang Gereja Loji Kecil.























11. Jln. Malioboro Utara Gedung Agung, Ngejaman tahun 1940.
      Dilihat dari arah timur



















12. Suasana Pasar Bringharjo tahun 1930an


















13. Suasana Pasar Bringharjo tahun 1925


















14. Benteng Vrederburg






















15. Gedung Agung tahun 1901

16. Suasana Senisono tahun 1901



17. Suasana Titik Nol tahun, atau perempatan kantor Pos


















18. Perempatan Kantor Pos tahun 1955


















20. Jln. Senopati tahun 1901, dilihat dari arah Barat.


















21. Jln. Senopati tahun 1895, dimana Bangunan disebelah Kiri.
       sekarang sudah berubah menjadi Taman Pintar

















22. Suasana Jln. Suryotomo, di lihat dari arah selatan, 
      atau perempatan Godomanan


















23. Suasana Jln. Bintaran tahun 1890






















24. Kota Baru tahun 1937, dengan latar belakang Gereja
      yang sampai saat ini masih berdiri.


















25. Alun Alun Kidul dengan latar belakang Sasonohinggil 
      tahun  1895


















26. Alun Alun Lor  "Grebeg" tahun 1895



















27. Grebeg - Gunungan Wadon - tahun 1888


















28. Plengkung Ngasem tahun 1809, sebelah barat Alun alun Lor.















29. Plenkung Gading tahun 1900an

















30. Taman Sari - Tlogo Putri tahun 1890


















31. Pulau Kenanga - Pulau Cemeti Tamansari tahun 1859


















32. Stasiun Lempuyangan tahun 1910

















33. Stasiun Ngabean


















34. Hotel Garuda tahun 1941














35. Hotel Toegoe tahun 1920

















5 komentar:

  1. keren mas, aku save ya jpg nya, boleh minta yang HD ga mas ?

    BalasHapus
  2. I Love Jogja Tempo Doeloe.., gak kayak sekarang banyak hotel,mall, macet :(

    Makasih gan infonya..,
    Kunbal dan komen juga di web ane.

    http://duniasitusweb.blogspot.com/
    http://www.honbookstore.com/
    http://hokyshops.blogspot.com

    BalasHapus
  3. Wah...pokoknya saya terkesan banget, ada rasa yang tak dapat di ungkapkan dengan bahasa tapi cuma hari saja yang merasakan.
    Terimakasih.

    BalasHapus
  4. Jogja tempo doeloe emang siiip dan sesalu dalam kenangan.

    BalasHapus